Hukum Kriminal My.Id| Bandar Lampung
Kualitas pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung sukses menuai decak kagum. Dalam rangkaian kunjungan kerjanya pada Minggu (22/02), Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas), Drs. Mashudi, dibuat takjub saat meninjau langsung area Bidang Kegiatan Kerja.
Kekaguman ini tak lepas dari berbagai produk bernilai ekonomi tinggi yang dihasilkan oleh tangan terampil para Warga Binaan. Didampingi jajaran Pimpinan Tinggi Pratama, yakni Direktur Teknologi Informasi dan Kerjasama Pemasyarakatan, Maulidi Hilal, serta Direktur Perawatan Kesehatan dan Rehabilitasi, Adhayani Lubis, rombongan berkeliling melihat sentra kerajinan kain tapis, ruang penjahitan, hingga pabrik roti.
Turut mendampingi secara langsung Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Lampung, Jalu Yuswa Panjang, beserta Kepala Lapas (Kalapas) Kelas I Bandar Lampung, Ike Rahmawati.
Melihat hasil karya tersebut, Drs. Mashudi mengungkapkan apresiasi dan rasa bangganya secara langsung. Ia menilai bahwa bekal keterampilan ini sangat krusial.
"Saya benar-benar takjub melihat hasil karya Warga Binaan di sini. Kualitasnya sangat rapi, bagus, dan punya nilai jual yang tinggi. Pesan saya, terus jaga konsistensi dan kembangkan diri kalian. Keterampilan yang kalian asah hari ini adalah bekal yang sangat berharga untuk menjadi individu yang mandiri dan bermanfaat saat kembali ke masyarakat nanti," ujar Mashudi di sela-sela peninjauannya.
Rasa kagum Dirjen Pas semakin bertambah saat Kalapas Ike Rahmawati memaparkan pencapaian luar biasa dari area pabrik roti. Ia mengungkapkan bahwa produk Warga Binaan tersebut tidak hanya sekadar diproduksi, tetapi sudah terserap maksimal oleh pasar.
"Seluruh produk kerajinan dan tata boga dari Warga Binaan kita ini sangat diminati pasar dan laku keras. Bahkan untuk pabrik roti, kami bangga menyampaikan bahwa saat ini Lapas Kelas I Bandar Lampung telah berhasil memproduksi dan menyuplai 3.250 buah roti setiap tiga hari sekali. Roti-roti ini langsung didistribusikan untuk mendukung program nasional Makan Bergizi Gratis (MBG)," lapor Ike Rahmawati.
Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas I Bandar Lampung telah bertransformasi menjadi kegiatan produktif yang berdaya saing, menghasilkan karya bernilai jual tinggi, dan berkontribusi langsung pada program strategis pemerintah.
@pemasyarakatanlampung
@ikerahmawatiofficial
@kemenimipas
@ditjenpas
#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #DirjenPas #BimbinganKerja #KaryaWargaBinaan #MakanBergiziGratis #PabrikRotiLapas #BandarLampung
