Hukum kriminal my.idKampar, Riau – Perkembangan infrastruktur olahraga di daerah terus menunjukkan tren positif. Di Kabupaten Kampar, Provinsi Riau, kehadiran Lapangan Mini Soccer TripleA yang berlokasi di Jalan Pekanbaru–Bangkinang, tepatnya di Desa Batu Belah, menjadi magnet baru bagi para pencinta sepak bola. Lapangan ini kini dikenal sebagai salah satu fasilitas mini soccer representatif yang ramai digunakan masyarakat setiap harinya.
Lapangan mini soccer TripleA merupakan inisiatif dan milik dr. Toni Irawan, seorang dokter yang dikenal memiliki kecintaan besar terhadap olahraga sepak bola. Berangkat dari hobi sekaligus kepedulian terhadap perkembangan olahraga di daerah, ia menghadirkan fasilitas yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memenuhi standar permainan mini soccer modern.
Sejak resmi beroperasi, lapangan ini hampir tidak pernah sepi dari aktivitas. Berbagai komunitas sepak bola, pelajar, pegawai swasta, hingga instansi pemerintahan rutin memanfaatkan fasilitas tersebut untuk latihan maupun pertandingan persahabatan. Bahkan pada waktu-waktu tertentu, jadwal penggunaan lapangan sudah penuh dipesan jauh hari sebelumnya.
Antusiasme masyarakat terlihat dari tingginya partisipasi pemain dan penonton yang hadir dalam setiap pertandingan. Suasana kompetitif yang sehat dan penuh keakraban menjadikan Lapangan TripleA bukan sekadar tempat berolahraga, tetapi juga ruang sosial baru bagi warga Kampar untuk mempererat silaturahmi.
“Alhamdulillah, sejak dibuka, respons masyarakat sangat luar biasa. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan fasilitas yang ada,” ujar dr. Toni Irawan.
Ia menambahkan, kehadiran Lapangan Mini Soccer TripleA diharapkan dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakat dan minat di bidang olahraga, sekaligus menjauhkan mereka dari aktivitas negatif. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membangun karakter, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan.
Selain menyediakan lapangan dengan kualitas rumput sintetis yang terawat, pengelola juga memastikan kenyamanan bagi pemain dan penonton dengan fasilitas pendukung yang memadai. Hal ini menjadi salah satu faktor yang membuat lapangan tersebut diminati berbagai kalangan.
Keberadaan Lapangan TripleA juga dinilai memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Aktivitas pertandingan yang rutin digelar turut menggerakkan usaha kecil dan pedagang di sekitar lokasi. Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh para pemain, tetapi juga oleh warga setempat.
Dr. Toni Irawan menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan dari berbagai pihak yang telah memberikan support sejak awal pembangunan hingga operasional lapangan saat ini.
“Saya sangat berterima kasih kepada masyarakat, rekan-rekan komunitas, dan semua pihak yang telah mendukung berdirinya lapangan ini. Harapan kami, TripleA bisa menjadi pusat lahirnya talenta-talenta muda sepak bola dari Kampar,” ungkapnya.
Dengan tingginya minat masyarakat serta komitmen pengelola dalam menjaga kualitas fasilitas, Lapangan Mini Soccer TripleA optimistis dapat terus berkembang dan menjadi salah satu ikon olahraga kebanggaan Kabupaten Kampar, sekaligus memperkuat budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
✍️✍️✍️Lehan
