Hukum krminal My.Id| BANDA ACEH
Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Aceh melalui Subdit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) terus menggencarkan edukasi keselamatan berlalu lintas dengan menyasar kalangan generasi muda. Kali ini, Polantas Aceh hadir menyapa mahasiswa dalam Seminar Lalu Lintas di Gedung PDPK Universitas Syiah Kuala (USK), Darussalam, Banda Aceh, Sabtu (26/9/2026).
Dalam kegiatan yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi USK bersama komunitas Ikatan Motor Indonesia (IMI) tersebut, Kasubdit Kamsel Ditlantas Polda Aceh, Kompol Indra Lukman Prabowo, S.H., S.I.K., M.Si., hadir sebagai pemateri bersama Kompol Shaiful Anam, S.TP., M.M. Seminar ini menjadi ruang edukasi dan dialog untuk membangun kesadaran mahasiswa agar lebih disiplin, bertanggung jawab, dan mengutamakan keselamatan saat berkendara.
Di hadapan peserta seminar, Kompol Indra Lukman Prabowo menegaskan bahwa keselamatan berlalu lintas bukan sekadar persoalan mematuhi aturan, melainkan menyangkut keselamatan jiwa dan masa depan generasi muda.
“Jangan sampai masa depan generasi muda terhenti hanya karena kelalaian di jalan raya. Keselamatan berlalu lintas harus menjadi budaya dan gaya hidup, bukan sekadar kewajiban karena takut ditilang. Satu keputusan yang salah saat berkendara bisa berdampak besar bagi diri sendiri, keluarga, dan orang lain,” tegas Kompol Indra.
Ia juga menyampaikan edukasi safety riding dengan menyoroti empat faktor penyebab kecelakaan lalu lintas, yakni faktor manusia, kendaraan, jalan, dan lingkungan. Pemahaman terhadap faktor-faktor tersebut diharapkan mampu meningkatkan kewaspadaan serta mendorong mahasiswa untuk lebih mengenali risiko sebelum berkendara.
Dalam penyampaiannya, mahasiswa diingatkan untuk selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara dan penumpang sepeda motor, tidak berboncengan lebih dari satu orang, serta tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai ketentuan. Sementara bagi pengemudi kendaraan roda empat, penggunaan sabuk pengaman, sikap saling menghormati sesama pengguna jalan, dan kepatuhan terhadap aturan parkir menjadi bagian penting dalam mewujudkan keselamatan bersama.
Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Perhubungan Kota Banda Aceh, Jasa Raharja Kantor Wilayah Aceh yang diwakili Bima, serta Ketua IMI Aceh, H. Mirza Mubarak, S.E. Kolaborasi tersebut menjadi bentuk sinergi lintas sektor dalam memperkuat pendidikan keselamatan berlalu lintas, khususnya di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui kegiatan Polantas Karib ini, Ditlantas Polda Aceh berharap mahasiswa USK dapat menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas sekaligus menyebarkan pesan tertib berlalu lintas di lingkungan kampus, keluarga, dan masyarakat.
Polantas Aceh mengajak seluruh generasi muda untuk membuktikan bahwa keren di jalan bukan soal kecepatan, bukan soal suara knalpot, melainkan soal disiplin, kepedulian, dan kemampuan menjaga keselamatan diri serta sesama.
POLANTAS ACEH UNTUK MASYARAKAT — Keselamatan di jalan adalah tanggung jawab kita bersama.
