Hukum krminal My.Id| TALANG MUANDAU, BENGKALIS
Di tengah upaya pemerintah memperkuat ketahanan pangan nasional, Polsek Pinggir menunjukkan komitmen nyata dengan turun langsung ke lahan pertanian masyarakat. Melalui kegiatan pengecekan tanaman jagung di empat desa wilayah Kecamatan Talang Muandau, jajaran kepolisian memastikan program swasembada pangan terus berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Desa Kuala Penaso, Desa Tasik Serai, Desa Melibur, dan Desa Beringin tersebut menjadi bagian dari dukungan Polri terhadap program ketahanan pangan nasional. Tidak hanya melakukan pemantauan, personel Polsek Pinggir juga berdialog langsung dengan para petani untuk mengetahui perkembangan tanaman, kondisi lahan, serta berbagai kendala yang dihadapi selama masa budidaya.
Hamparan tanaman jagung yang tumbuh di empat desa tersebut menunjukkan perkembangan yang cukup menggembirakan. Beberapa lahan bahkan telah memasuki fase panen dengan tongkol jagung yang terlihat padat dan matang. Kondisi ini menjadi pertanda bahwa kerja keras para petani mulai membuahkan hasil.
Di Desa Kuala Penaso, petugas melakukan pemeriksaan langsung terhadap tanaman yang telah memasuki fase pembentukan tongkol. Hasil pengecekan menunjukkan tanaman tumbuh cukup baik dengan tingkat produktivitas yang menjanjikan.
Selanjutnya di Desa Tasik Serai, personel Polsek Pinggir berinteraksi dengan kelompok tani setempat untuk memperoleh informasi terkait kebutuhan pertanian, mulai dari perawatan tanaman hingga antisipasi serangan hama. Kehadiran aparat kepolisian disambut positif oleh masyarakat yang merasa mendapat perhatian dan dukungan dalam mengembangkan sektor pertanian.
Pengecekan berlanjut ke Desa Melibur, di mana tanaman jagung terlihat tumbuh subur di sejumlah lahan pertanian warga. Petugas melakukan observasi terhadap kondisi tanaman dan memastikan pertumbuhan jagung berjalan sesuai harapan hingga masa panen tiba.
Sementara itu di Desa Beringin, personel kepolisian turut memeriksa kualitas tongkol jagung yang telah memasuki masa kematangan. Dari hasil pemantauan, tanaman menunjukkan kondisi yang baik dan diperkirakan mampu menghasilkan panen yang optimal.
Kapolsek Pinggir menegaskan bahwa keterlibatan Polri dalam program ketahanan pangan merupakan bentuk dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat. Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian tidak hanya berdampak pada peningkatan kesejahteraan petani, tetapi juga menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah.
“Polri hadir bukan hanya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berupaya mendukung berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, termasuk sektor pertanian,” ujarnya.
Kegiatan pengecekan ini juga menjadi sarana untuk memperkuat sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, kelompok tani, dan masyarakat. Dengan komunikasi yang baik, berbagai permasalahan yang muncul di lapangan dapat segera diidentifikasi dan dicarikan solusi bersama.
Program penanaman jagung yang terus dikembangkan di wilayah Talang Muandau diharapkan mampu menjadi salah satu penopang ketahanan pangan daerah. Selain memberikan manfaat ekonomi bagi petani, keberhasilan budidaya jagung juga berpotensi meningkatkan produksi pangan lokal yang dapat mendukung kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.
Melalui langkah-langkah konkret seperti pengecekan dan pendampingan langsung di lapangan, Polsek Pinggir menunjukkan bahwa menjaga ketahanan pangan bukan hanya tugas petani, melainkan tanggung jawab bersama. Dari ladang-ladang jagung di pelosok desa, semangat swasembada pangan terus tumbuh, membawa harapan bagi kesejahteraan masyarakat dan masa depan bangsa. (Linda Kaffi)
#PolsekPinggir
#KetahananPangan
#PolriUntukMasyarakat
