Program pembinaan kemandirian di Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung terus menunjukkan hasil yang sangat memuaskan. Pada Sabtu, 4 April 2026, warga binaan kembali menunjukkan konsistensinya dalam memproduksi berbagai produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah, dengan produk unggulan berupa tempe dan roti berkualitas tinggi.
Hasil karya nyata dari para warga binaan tersebut kini telah laku keras di pasaran dan mendapatkan tempat tersendiri di hati konsumen. Kualitas produk yang terjaga kebersihan dan cita rasanya menjadikan tempe dan roti buatan institusi pemasyarakatan ini dipercaya sebagai bahan baku utama oleh sejumlah restoran terdekat, serta turut diminati untuk dikonsumsi langsung oleh masyarakat luas.
Guna mempertahankan standar kualitas dan kontinuitas produksi, Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Medi Oktafiansyah, turun langsung melaksanakan pengawasan di area Kegiatan Kerja. Peninjauan menyeluruh tersebut dilakukan untuk mengontrol seluruh tahapan proses pembuatan sekaligus memastikan para warga binaan tetap semangat, disiplin, dan konsisten dalam menghasilkan karya karya yang bernilai ekonomi tinggi.
Melalui keberhasilan program pembinaan wirausaha produktif ini, Lembaga Pemasyarakatan Kelas 1 Bandar Lampung membuktikan komitmen mutlaknya dalam membekali warga binaan dengan keterampilan kerja terapan. Kemahiran dalam bidang pengolahan pangan ini diharapkan menjadi bekal kemandirian finansial yang sangat menjanjikan bagi para warga binaan saat kembali ke lingkungan masyarakat kelak.
@pemasyarakatanlampung
@ikerahmawatiofficial
@kemenimipas
@ditjenpas
#lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #PembinaanKemandirian #UsahaMikroKecilDanMenengah #ProduksiTempe #ProduksiRoti #KegiatanKerja #BandarLampung
