Ticker

6/recent/ticker-posts

Ketua DPRD Kampar H. Ahmad Taridi, S.H.I Ucapkan Selamat Aghi Ayo Onam dan Ziarah Kubur, Ajak Masyarakat Perkuat Silaturahmi dan Persatuan



Hukum kriminal my.idKAMPAR – Dalam rangka menyambut tradisi tahunan Aghi Ayo Onam dan ziarah kubur yang jatuh pada Sabtu, 28 Maret 2026, Ketua DPRD Kabupaten Kampar, H. Ahmad Taridi, S.H.I, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh masyarakat, khususnya yang berada di Bangkinang dan wilayah sekitarnya.

Tradisi Aghi Ayo Onam merupakan salah satu kearifan lokal yang telah mengakar kuat di tengah masyarakat Kampar. Kegiatan ini tidak hanya menjadi rutinitas budaya semata, tetapi juga memiliki makna spiritual yang mendalam, yakni sebagai bentuk penghormatan kepada para leluhur melalui ziarah kubur serta momentum mempererat hubungan kekeluargaan.

Dalam keterangannya kepada media, H. Ahmad Taridi menyampaikan bahwa tradisi ini harus terus dilestarikan sebagai bagian dari identitas budaya masyarakat Kampar. Ia menilai, nilai-nilai yang terkandung dalam Aghi Ayo Onam sangat relevan dengan kehidupan sosial saat ini, terutama dalam menjaga kebersamaan dan keharmonisan.

“Selamat merayakan Aghi Ayo Onam dan melaksanakan ziarah kubur 1447 Hijriah / 2026 Masehi. Ini bukan sekadar tradisi, tetapi juga wujud penghormatan kita kepada orang tua dan leluhur, sekaligus menjadi momen mempererat silaturahmi antar sesama,” ujar Ahmad Taridi.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan ziarah kubur yang dilakukan masyarakat menjadi pengingat akan pentingnya mendoakan para pendahulu serta memperkuat nilai-nilai religius dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, momen ini juga menjadi ajang berkumpulnya keluarga besar yang mungkin selama ini terpisah oleh kesibukan masing-masing.

Tidak hanya itu, dalam suasana yang masih kental dengan nuansa Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Ketua DPRD Kampar tersebut turut menyampaikan ucapan penuh makna kepada seluruh masyarakat.

“Melalui momen yang penuh berkah ini, saya mengucapkan Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan hari raya ini sebagai ajang untuk saling memaafkan, memperbaiki hubungan, serta memperkuat rasa persaudaraan di antara kita,” tuturnya.

Lebih jauh, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga persatuan dan kesatuan, serta terus berkontribusi dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan Kabupaten Kampar tidak terlepas dari peran aktif masyarakat yang menjunjung tinggi nilai kebersamaan.

“Dengan semangat Aghi Ayo Onam dan Idul Fitri, mari kita perkuat persatuan dan kesatuan. Kita bangun Kampar ke depan dengan kebersamaan, saling menghargai, dan menjaga nilai-nilai budaya yang telah diwariskan oleh para pendahulu kita,” tambahnya.

Ahmad Taridi juga berharap generasi muda dapat terus mengenal, memahami, dan melestarikan tradisi Aghi Ayo Onam agar tidak tergerus oleh perkembangan zaman. Ia menilai, budaya lokal merupakan aset penting yang harus dijaga sebagai jati diri daerah.

Perayaan Aghi Ayo Onam yang dirangkaikan dengan ziarah kubur setiap tahunnya menjadi bukti kuat bahwa masyarakat Kampar masih memegang teguh nilai adat, agama, dan budaya. Tradisi ini tidak hanya memperkuat hubungan antar individu, tetapi juga menjadi simbol kekuatan sosial yang mampu menjaga keharmonisan di tengah masyarakat.

Dengan semangat kebersamaan yang terus terjaga, diharapkan tradisi ini tetap lestari dan menjadi kebanggaan masyarakat Kampar, sekaligus inspirasi bagi daerah lain dalam menjaga warisan budaya bangsa.


✍️✍️✍️Lehan