Hukum Kriminal My.Id| Bandar Lampung
Nuansa asri dan menyegarkan mata terlihat jelas di area pertanian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Bandar Lampung pada Senin (5/1/2026). Kepala Bidang Kegiatan Kerja (Kabid Giatja), Medi Oktaviansyah, turun langsung meninjau unit usaha unggulan "Raja Hidro". Kunjungan ini dilakukan untuk melihat perkembangan tanaman hidroponik yang dikelola oleh warga binaan, di mana komoditas selada dan pakcoy kini tumbuh subur menghijau dan siap menyongsong masa panen.
Dalam tinjauannya, Medi Oktafiansyah tampak antusias melihat deretan pipa instalasi hidroponik yang dipenuhi sayuran segar berkualitas premium. Ia langsung memberikan apresiasi tinggi kepada para warga binaan yang dinilai berhasil membuktikan ketekunan dan produktivitas mereka di balik jeruji besi. Menurutnya, kehijauan "Raja Hidro" adalah simbol keberhasilan pembinaan kemandirian yang nyata.
"Saya sangat mengapresiasi kerja keras teman-teman warga binaan. Lihat hasilnya, selada dan pakcoy ini tumbuh sangat baik, hijau, dan segar. Ini membuktikan bahwa tangan-tangan warga binaan Lapas Kelas I Bandar Lampung mampu menghasilkan karya yang produktif dan bernilai ekonomis," ujar Medi di lokasi.
Tidak hanya memberikan pujian, momen ini juga dimanfaatkan Medi untuk berdiskusi dan bertukar pikiran dengan para pekerja warga binaan. Ia menyampaikan ide-ide segar terkait rencana rotasi tanaman ke depannya agar varietas produk lebih beragam. Selain itu, Medi juga mensosialisasikan rencana strategis tahun 2026, di mana program "Raja Hidro" ini akan mendapatkan peningkatan (eskalasi), baik dari sisi sarana maupun target pasar, guna mendukung ketahanan pangan dan kemandirian finansial warga binaan yang lebih kuat.
@pemasyarakatanlampung @ikerahmawatiofficial #lapaskelas1bandarlampung #pemasyarakatanpastibermanfaatuntukmasyarakat #Kemenimipas #RajaHidro #PanenRaya #MediOktafiansyah #Hidroponik #Kemandirian #BandarLampung
